6:29 pm - Saturday October 21, 2017

Telepon Palsu Berhasil Tipu 42% Korban Cybercrime

Ilustrasi

Ilustrasi

Maraknya kejahatan didunia maya atau yang lebih dikenal dengan cybercrime saat ini mengakibatkan kerugian yang besar, tidak tanggung-tanggung dalam 2011 lalu kerugian yang ditimbulkan oleh kasus ini mencapai hingga USD 110 miliar, keterangan ini didapat dari laporan terbaru Symantec.

Sebuah riset yang dilakukan oleh Norton Cybercrime Report menunjukkan bahwa setiap satu detik, ada 18 korban cybercrime di seluruh dunia yang tertipu. Dari kejahatan tersebut, yang mengalami hampir setengah kerugiannya adalah fraud, yaitu sebanyak 42% per tahun 2011 lalu.

Effendi Ibrahim selaku Norton Internet Safety Advocate & Director, Asia, Norton Symantec mengatakan bahwa penipuan ini dengan menelpon korban dan mengatakan anda telah memenangkan sejumlah uang, namun sebelumnya anda diminta untuk mentransfer uang sebagai pajak.

Benarkah itu termasuk kejahatan cyber? Effendi Ibrahim menjelaskan bahwa itu termasuk dalam kategori kejahatan cyber karena Anda dapat menggunakan kartu kredit maupun internet banking ketika membayar uang tersebut.

Ia menjelaskan bahwa sekarang tren cybercrime sudah mulai merambah para pengguna perangkat mobile, terlebih lagi yang menggunakan sistem operasi Android. Padahal sebagian besar user device memanfaatkan akses internet mobile.

Saat dimintai keterangannya, Effendi juga mengatakan perangkat mobile,khususnya Android juga akan menjadi incaran kejahatan internet  karena dua pertiga pemakai device menggunakan internet mobile.

Dalam risetnya, Effendi melibatkan 13.000 lebih orang dewasa di 24 negara, dalam riset ini menunjukkan sekitar 556juta orang dewasa seluruh dunia terkena cybercrime, dan dengan kerugian per para korban sebanyak USD197.

Untuk meminimalisir korban cyber crime Effendi menyarankan untuk para pengguna dapat melakukan pencegahan, seperti log out aku sosial medianya, dan sering memeriksa reputasi website ataupun links.

Dan juga bertemanlah dengan teman yang anda kenal saja di jejaring sosial, menerapkan setting privasi pada perangkat anda juga sangat penting untuk dilakukan. Tetapi sayang, data kerugian secara keseluruhan yang diderita pengguna mobile karena cybercrime ini tidak dimiliki oleh Effendi sebagai bukti.

Filed in: Teknologi

No comments yet.

Leave a Reply