6:25 pm - Saturday October 21, 2017

Polri Masih “Membandel”

Polri

Polri

Senin (8 Oktober 2012) kemarin, Presiden Republik Indonesia, SBY resmi mengambil langkah yang disampaikan melalui pidato kenegaraannya di Istana Negara. Di dalam pidatonya, SBY menyampaikan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan oleh KPK dan Polri.

Salah satu poin penting yang disampaikan SBY yaitu tentang solusi dan pandangan terkait dengan kasus yang menjerat Kompol Novel Baswedan. Presiden SBY menilai, tindakan yang dilakukan Polri pada hari Jumat (5 Oktober 2012) malam kemarin dinilai tidak tepat. Baik itu secara timing dan pendekatan, serta dilakukan dengan cara yang tidak tepat.

Di dalam pidatonya senin (8 Oktober 2012) siang kemarin, presiden juga menjelaskan bahwa beliau akan membuat peraturan pemerintahan yang baru. Karena menurutnya peraturan pemerintah pasal 5 ayat 3 dinilai kurang efektif bagi kedua belah pihak. Oleh karena itu, SBY menyampaikan bahwa ia akan membuat peraturan pemerintah yang baru yang baik untuk KPK dan baik untuk Polri.

Sedangkan menurut Kapolri, Jendral Timur Pradopo yang ditemui di Istana Negara, Senin (8 Oktober 2012) siang kemarin, seusai pidato Presiden.  Ia mengatakan bahwa Polri sangat menghargai keputusan Presiden. Namun Polri akan tetap menjalankan proses pemeriksaan Kompol Novel Baswedan terkait dengan kasus yang menjeratnya.

Filed in: Politik

No comments yet.

Leave a Reply