11:39 pm - Sunday October 22, 2017

Pelawak Senior, Jojon Meninggal Dunia

jojon

Dunia hiburan tanah air berduka. Salah satu pelawak terbaik Indonesia telah tutup usia. H. Djuhri Masdjan atau biasa dikenal dengan nama Jojon, menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Kamis, 6 Maret 2014 pagi. Pelawak yang identik dengan kumis sepotong ala Charlie Chaplin ini lahir di Karawang, 66 tahun silam, tepatnya pada tanggal 5 Juni, tahun 1947.

Di tahun 70an, Jojon mulai mengawali karir keseniannya dengan bergabung bersama Hasanuddin atau U’u, Suprapto atau Esther, Chaplin, dan Cahyono dalam grup lawak yang diberi nama “Jayakarta Grup”. Sepanjang tahun 70 – 80an adalah tahun tahun keemasan bagi grup lawak ini. Namun, pada tahun 90an grup lawak ini mulai pecah. Satu per satu anggotanya mulai hengkang dan lebih memilih untuk bersolo karir, tak terkecuali Jojon.

Penampilan yang khas dan karakter yang kuat membuat Jojon mudah dikenal dang diingat oleh masyarakat. Dengan kumis kecil, celana bretel yang menggantung dan dipakai hingga keatas perut, siapa yang tak akan hafal dengan penampilan unik Jojon? Gaya lawakannya pun begitu khas, bicara lambat dan pelan dibarengi dengan ekspresi wajah yang kocak berhasil mengocok perut penonton.

Selain menjadi pelawak diatas panggung, Jojon juga pernah mengeluarkan sebuah album solo yang diberi judul “Pamali”. Bakat seninya tak hanya sampai disitu, sepanjang perjalanan karirnya, Jojon juga pernah membintangi beberapa judul film seperti Tiga Dara Mencari Cinta (1980), Doa Yang Mengancam (2008), Badai di Ujung Negeri (2011), dan masih banyak lagi film lainnya.

Hingga tahun 2013 pun, Jojon masih aktif tampil di berbagai acara televisi seperti acara komedi maupun sinetron. Di mata para pelawak junior, Jojon dikenal sebagai pelawak senior yang rendah hati dan tak pelit berbagi ilmu. Kini, canda tawa Jojon tinggal kenangan yang tak akan terlupakan.

Filed in: Hiburan

No comments yet.

Leave a Reply