6:28 pm - Saturday October 21, 2017

Opini Masyarakat Tentang Rencana Kenaikan BBM

Opini masyarakat sangant bervariasi berkenaan dengan rencana kenaikan BBM yang seharusnya jika semua masyarakat mendukung, kenaikan BBM tersebut sudah direalisasikan sejak beberapa bulan lalu.

Namun faktanya sampai sekarang MMB masih belum naik. Hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang tidak setuju dengan kenaikan tersebut. Mereka berdemo dan memberikan ancaman-ancaman bahkan dengan tindakan anarkis. Hal inilah yang membuat pemerintah berpikir ulang untuk menaikan BBM.

Namun hal ini bukan berartu BBM tidak akan naik. Menurut pemerintah, BBM akan tetap naik namun kapan akan naik masih didiskusikan. Seiring dengan simpang siurnya berita tentang kenaikan BBM tersebit, pendapatdan reaksi masyarakat pun semakin berkembang tidak peduli apa pekerjaan dan dari kalangan ekonomi apa.

Opini masyarakat tentang kenaikan BBM berbeda-beda dalam menanggapi rencana kenaikan BBM. Banyak masyarakat yang tidak setuju namun ada pula yang mendukung kebijakan tersebut.

Opini Masyarakat: Pro Kenaikan BBM

BBM

BBM

Dari sekian ribu masyarakat yang berdemo menolak kenaikan BBM ada pula opini masyarakat tentang BBM yang mendukung penuh kebijakan tersebut contohnya adalah opini masyarakat dari masyarakat dari kalangan terpelajar.

Masyarakat berpendidikan sebenarnya menyadari bahwa kenaikan BBM memberikan beberapa keuntungan bagi negara. Seperti diketahui, saat ini harga minyak dunia sedang naik. Padahal saat ini Indonesia sudah bukan merupakan anggota OPEC yang berarti bahwa Indonesia harus mengimpor minyak dari negara lain.

Tentu saja karena harga minyak dunia meningkat mau tidak mamu pemerintah harus mengambil kebijakan yang dinilai ekstrim ini. Kebijakan tersebut berupa kenaikan harga BBM sehingga Indonesia mampu mengimpor minyak.

Namun demikian, tetap saja kebanyakan opini masyarakat masih berupa ketidaksetujuan dan penilakan.

Opini Masyarakat: Tidak Setuju BBM Naik

Dibandingkan dengan mereka yang memberikan dukungan terhadap rencana pemerintah ini, ternyata opini masyarakat jauh lebih banyaj yang mengarah pada penolakan baik dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, mahasiswa, buruh ataupun yang lainnya. Biasanya pedagang dan supir kendaraan umum lah yang paling dirugikan.

Sopi angkot, misalnya, tidak akan mendapat keuntungan jika mereka tidak menaikan upah naik angkot. Jika ini terjadi masyarakat yang menggunakan kendaraan umum juga terkena dampaknya. Lebih parah lagi jika para sopir angkot dan sopir bis ini mogok. Tentunya kasian sekali masyarakat yang mengandalkan aktifitasnya pafa transportasi umum.

Pedagang pun juga demikian. Mereka tidak punya pilihan lain selain menaikan harga sayur dan kebutuhan pokok yang mereka jual karena harga bahan baku juga akan menjulang tinggi seiring dengan naiknya BBM.

Ini dikarenakan bahan baku tersebut harus didistribusikan dengan ke pasar dengan menggunakan kendaraan. Hal ini berarti kenaikan BBM bisa berdampak pada semua sektor kehidupan. Sangatlah wajar jika sebagian opini masyarakat adalah opini negatif karena masyarakat lebih merasakan kerugian daripada keuntungannya.

Filed in: Opini

No comments yet.

Leave a Reply