6:32 pm - Saturday October 21, 2017

Maestro Biola Indonesia, Idris Sardi Tutup Usia

Dunia musik dan seni Indonesia kembali berduka. Seorang maestro musik biola, Idris Sardi tutup usia pada Senin, 28 April 2014 pukul 07.25 WIB di rumah sakit Meilia Cibubur. Beliau menghembuskan nafas terakhir pada usia 75 tahun setelah berjuang kurang lebih empat bulan menghadapi sakit pada bagian lambung dan liver.

Idris Sardi lahir di Jakarta (pada saat itu masih bernama Batavia) pada tanggal 7 Juni 1938. Sejak umur enam tahun, Idris Sardi sudah diperkenalkan pada musik biola oleh sang Ayah, M.Sardi yang merupakan pemain biola Orkes RRI Studio Jakarta. Di tahun 1949 dalam usianya yang baru sepuluh tahun, Idris Sardi sudah mendapatkan sambutan hangat ketika pertama kali tampil di Yogyakarta.

Pada tahun 1952, Idris Sardi diterima menjadi siswa Sekolah Musik Indonesia. Disini, ia banyak belajar dari guru – guru asal Hongaria yang memang dikenal dunia unggul dalam permainan musik biola. Bakat serta kecintaannya pada biola ditambah dengan semangatnya untuk terus belajarlah yang kemudian membawanya menjadi seorang maestro biola.

Satu tahun setelah masuk Sekolah Musik Indonesia, tepatnya pada tahun 1953, sang Ayah tercinta dipanggil Sang Maha Kuasa. Setelah kematian Ayahnya, Idris Sardi kemudian menggantikan beliau menjadi violis di Orkes RRI Studio Jakarta.

Tak hanya bermain dalam orkestra, Idris Sardi kemudian juga aktif sebagai komponis dan ilustrator musik untuk film – film Indonesia. Berkat keahliannya ini, beliau telah beberapa kali mendapatkan piala citra sebagai Penata Musik Terbaik. Film yang pernah membawanya meraih piala citra antara lain ; Pengantin Remaja (1971), Perkawinan (1973), Cinta Pertama (1974), Doea Tanda Mata (1985).

Kini, setelah Sang Maestro Musik Biola ini tutup usia, Ketua Umum Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), Tantowi Yahya berniat untuk mematenkan karya – karya Idris Sardi agar tak lekang oleh jaman. Semasa hidupnya, Idris Sardi memang dikenal sebagai seniman yang sangat membenci pembajakan.

Maestro Biola Indonesia, Idris Sardi Tutup Usia

Filed in: Seni dan Budaya

No comments yet.

Leave a Reply