6:32 pm - Saturday October 21, 2017

Harga BBM Turun (Lagi)

Awal tahun 2015 ini Pemerintah kembali menurunkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi jenis premium dan solar. Harga BBM yang sempat melonjak naik pada masa awal pemerintahan Jokowi, akhirnya kembali turun secara bertahap. Harga premium yang sempat mencapai angka Rp8.500 per liter pada November 2014 lalu, kemudian turun menjadi Rp7.600 per liter. Dan sejak 19 Januari 2015 harga premium turun lagi menjadi hanya Rp6.700 per liter, yang tidak jauh berbeda dengan harga premium sebelum mengalami kenaikan yaitu Rp6.500 per liter.

Sayangnya, penurunan harga BBM ini ternyata tidak diikuti dengan penurunan harga bahan – bahan kebutuhan pokok serta tarif kendaraan umum. Di beberapa daerah, penumpang kendaraan umum menurunkan sendiri ongkos yang dibayarkan. Presiden Joko Widodo sendiri telah menghimbau kepada para Kepala Daerah untuk menurunkan harga kebutuhan pokok mengikuti turunnya harga BBM.

Harga BBM Turun (Lagi)

Penurunan harga BBM ini menjadi polemik tersendiri di masyarakat. Pengguna kendaraan pribadi yang masih menggunakan BBM bersubsidi tentunya menyambut gembira penurunan harga BBM bersubsidi ini. Namun, di lain pihak, banyak pengusaha SPBU maupun penjual BBM eceran yang justru merugi. Pasalnya, ketika stok BBM lama mereka belum habis, kini mereka terpaksa harus menjual stok BBM tersebut dengan harga baru yang lebih rendah daripada harga belinya.

Banyak pihak menilai, penurunan harga BBM bersubsidi kali ini sarat dengan muatan politik. Penurunan harga tersebut dinilai sebagai cara untuk meredam polemik pergantian Kapolri yang sedang hangat diperbincangkan di masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto mengatakan bahwa keputusan Presiden Joko Widodo menurunkan harga BBM bersubsidi tidak dimaksudkan untuk membendung suhu politik yang tengah memanas akibat rencana pergantian Kapolri. Ia mengatakan, penurunan harga BBM kali ini murni merupakan upaya untuk meringankan beban masyarakat.

Filed in: Nasional

No comments yet.

Leave a Reply