10:49 pm - Wednesday October 18, 2017

Bermacam Makanan Diet yang Benar Bagi Diet Golongan Darah O

Apakah anda pernah mendengar istilah diet golongan darah? Jika belum, akan dijelaskan sedikit sebelum melangkah lebih jauh lagi. Diet golongan darah dilakukan seseorang ketika dia mengalami reaksi kimia di dalam darahnya yang diakibatkan oleh kandungan nutrisi pada makanan yang dikonsumsi. Reaksi kimia yang terjadi pada satu golongan darah akan berbeda dengan golongan darah lainnya lantaran faktor penyebabnya yang juga berbeda. Adapun faktor penyebab reaksi kimia ini tidak lain adalah perbedaan gen serta warisan keturunan kelainan darah dari keluarga. Maka dari itu, seseorang harus mengetahui macam makanan diet yang sesuai dengan diet golongan darah mereka karena dalam kelainan ini, tidak semua makanan bisa masuk ke dalam tubuh mereka.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi? hal ini dikarenakan oleh perubahan makanan yang masuk ke dalam tubuh menjadi partikel lektim protein yang mengaglutinasi dan akhirnya dapat berpengaruh pada kinerja darah. Pada diet golongan darah O, seseorang diharuskan diet dari berbagai macam makanan berkadar protein tinggi. Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang makanan diet apa yang dianjurkan dan makanan yang dijadikan pantangan bagi pelaku diet golongan darah ini.

Bermacam Makanan Diet yang Benar Bagi Diet Golongan Darah O

Makanan diet yang seharusnya dikonsumsi oleh para pelaku diet golongan darah O diantaranya ialah:

1. bumbu dapur

 Makanan yang disarankan antara lain Jahe, kunyit, bumbu masakan kari, berbagai jenis bawang, serta kailan.

2. lauk pauk

makanan yang boleh dikonsumsi oleh pelaku diet golongan darah O adalah daging sapi, daging kerbau, dan daging domba.

3. Sayuran

Sedangkan dari segi sayur mayur, brokoli, selada, cabai cina, ubi waluh, ganggang laut, dan rumput laut sangat disarankan.

4. Buah-buahan

Selain sayuran, pelaku diet golongan darah O dianjurkan juga mengkonsumsi buah-buahan yang tidak lain adalah ceri, buah beri, jambu biji, kacang polong, serta kacang merah

Jika tadi adalah makanan diet yang disarankan untuk dikonsumsi agar tidak terjadi reaksi kimia berbahaya dalam darah, maka bermacam makanan di bawah ini adalah makanan yang bisa dikonsumsi namun jangan terlalu sering karena jumlah proteinnya sudah lumayan tinggi. Beberapa makanan tersebut yaitu:

1. Ikan (ikan mas, lobster, ikan tuna, sardine, dan udang)

2. Beras dan berbagai olahannya serta gandum dan berbagai olahannya

3. Telur ayam dan bebek serta mentega, tempe, tahu, dan susu kedelai

4. Daging (ayam, bebek, angsa, kalkun, kambing, serta kelinci)

Sedangkan makanan diet yang benar-benar harus dijauhi antara lain: Daging babi, berbagai kacang-kacangan yang biasa dijadikan camilan, kecap, minyak (baik minyak kelapa maupun minyak jagung), Telur (puyuh dan angsa)., kerang, kodok, penyu, cumi-cumi, gurita, yoghurt, keju, es krim, kopi, dan minuman beralkohol lain serta berbagai jenis makanan dan minuma yang kandungan proteinnya sangat tinggi.

Filed in: Kesehatan dan Kecantikan

No comments yet.

Leave a Reply