11:31 pm - Sunday October 22, 2017

Batu Akik, Pesona “Kuno” Yang Kembali Naik Daun

Demam batu akik tengah melanda masyarakat. Tren penggunaan batu akik yang begitu booming di tahun 2014 lalu belum juga surut hingga hari ini. Penggemar batu akik kian bertambah dari hari ke hari.

Batu akik sendiri sebetulnya termasuk dalam golongan batu mulia yang sudah dikenal sejak jaman nenek moyang. Batu akik biasa digunakan sebagai perhiasan, khususnya cincin. Dan dulunya lebih identik dengan kesan seram. Pasalnya, batu akik banyak digunakan oleh dukun dan paranormal. Batu akik juga dipercaya memiliki kekuatan-kekuatan gaib.

Lima tahun yang lalu, mungkin batu akik hanya digemari oleh kalangan manula dan kolektor yang rata-rata juga sudah berumur. Tapi sejak tahun 2014 yang lalu, batu akik mulai menjadi tren di kalangan anak muda.

Penjual dan pengrajin batu akik pun mulai menjamur hingga ke pinggir-pinggir jalan. Bahkan mulai merambah ke marketplace online.

Harga batu akik pun kian melambung. Begitu pula harga untuk jasa membentuk dan mengolah batu akik hingga menjadi perhiasan yang diinginkan.

Batu akik kini juga tidak hanya menjadi perhiasan kaum pria. Wanita pun tak mau kalah menggunakan perhiasan dengan aksen batu akik. Para remaja pun dengan kreatif membentuk batu akik menjadi gelang dan kalung yang indah.

Jika lima tahun yang lalu batu akik masih dianggap sebagai benda kuno dan magis. Kini, batu akik justru menjadi tren modern yang digemari berbagai kalangan tanpa mengenal gender, usia maupun profesi.

Seiring dengan perkembangannya, batu akik kini telah disulap menjadi perhiasan yang tak lagi terlihat membosankan atau “begitu-begitu” saja. Batu akik pun tak lagi diidentikkan dengan kekuatan magis, namun justru lebih banyak dipercaya memiliki manfaat bagi tubuh karena kandungan mineral alami di dalamnya.

Batu akik asli terbentuk dari berbagai material batuan lava cair yang berasal dari gunung berapi yang memiliki kandungan mineral pembentuk batu akik seperti Krom (Cr), Kobalt (Co), Ferium (Fe), Mangan (Mn), Nikel (Ni), Aurum (Au), Tembaga (Cu), Silica (Si) dan berbagai jenis material lainnya. Dengan kandungan material yang bermacam dan dengan komposisi yang berbeda-beda sesuai dengan kandungan material pada gunung berapi tertentu. Indonesia yang berada di kawasan cincin api atau ring of fire dengan banyak gunung berapi, maka Indonesia begitu kaya akan batu akik dengan keragaman warna dan tekstur yang khas sesuai dari daerah asalnya.

Manfaat batu akik sendiri antara lain adalah sebagai berikut :

  • Memberikan getaran yang positif terutama bagi kesehatan
  • Mengurai energi negatif
  • Memberikan muatan energi yang positif
  • Memberi efek menenangkan
Filed in: Gaya Hidup

No comments yet.

Leave a Reply