6:29 pm - Saturday October 21, 2017

Ada Pesan Untuk Mahasiswa Yang Sering Tawuran

Polri

Polri

Tawuran yang baru-baru terjadi antara Fak. Teknik melawan Fak. Seni Rupa UNM merupakan hal yang serius dan memperoleh perhatian secara khusus dari Polri.

Brigjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Karopenmas Polri berkata bahwa Beliau sangat menyayangkan aksi tawuran kemarin yang telah dilakukan oleh segerombol mahasiswa, apalagi ini merupakan para mahasiswa yang seharusnya belajar.

Setelah lepas dari dunia akademik, para mahasiswa dapat melakukan hal-hal yang positif dan berguna, itulah imbauan dari pihak Polri.

Dia menambahan bahwa solidaritas itu memang diperlukan dalam hal positif. Solidaritas yang baik adalah yang bukan didasarkan pada kekerasan yang merupakan solidaritas semu. Jauhkan budaya kekerasan di mahasiswa.

Kamis, empat mahasiswa dilarikan ke RS Haji karena mengalami berbagai luka akibat terkena anak panah ketika berlangsungnya peristiwa ratusan mahasiswa yang terlibat tawuran. Mereka adalah para mahasiswa dari Fak. Teknik UNM dan dari Fak. Seni dan Desain UNM. Muncul dugaan bahwa di saat inilah tersangka dikeroyok.

Walau sebelumnya sudah sempat mereda. Namun, ketika mahasiswa-mahasiswa itu sedang menjenguk korban yang sedang dirawat di Rumah Sakit, dalam jangka waktu beberapa jam, tawuran kembali terjadi lagi di dekat IGD RS Haji. Pada waktu itu, dua orang korban telah tewas, Mereka adalah Rezky Munandar, seorang mantan mahasiswa Fak. Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) angkatan tahun 2008 yang sekarang terdaftar sebagai Mahasiswa di Universitas Islam Makassar (UIM) dan Harianto, seorang mahasiswa Fak. Teknik angkatan tahun 2008.

Ibrahim, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro UMI ini tewas setelah tawuran yang terjadi di kawasan gedung Teknik Sipil kampus Univesitas Muslim Indonesia.

Filed in: Politik

No comments yet.

Leave a Reply